Sepulang dari kebun di Desa Suak Kandis sekalian bersilaturahim ke tempat Orang Tua martua, Saya mampir ke sebuah makam, tepatnya di Desa Pemunduran Kecamatan Kumpeh Ulu kabupaten Muaro Jambi. ada sebuah makam yang dipercaya oleh masyarakat setempat, makam itu adalah makam Putri Selaras Pinang Masak, ibunda Rang Kayo Hitam.
nampak sebuah mushola kecil untuk
pengunjung/peziarah melakukan ibadah, namun sangat disayangkan kondisi
makam dan fasilitasnya kurang terawat. banyak sampah dedaunan yang
berserakan. seharusnya ada perhatian khusus dari Pemkab, karena ini
termasuk situs yang bersejarah dan bisa menjadi aset pariwisata.
mudaha-mudahan kedepan lebih diperhatikan yach...
mudaha-mudahan kedepan lebih diperhatikan yach...
Ini adalah Gapura makam PUTRI SELARAS PINANG MASAK YAITU IBUNDA DARI RAJA JAMBI ORANG KAYO HITAM,MAKAM INI TERDAPAT DI PINGGIR JALAN LINTAS MENUJU DESA SUAK KANDIS DARI KOTA JAMBI SEBELAH KANAN TEPATNYA
Situs makam Bersejarah Putri Selaras Pinang Masak seharusnya mendapatkan perhatian dan prioritas bagi pemerintah Provinsi Jambi khususnya Dinas Purbakala untuk direnovasi atau rehabilitasi agar situs bersejarah tersebut tidak mengalami kerusakan namun Dinas yang dimaksud bersembunyi dimana dan mengurusi apa saja sehingga Makam keramat yang seharusnya menjadi pusat sejarah Provinsi Jambi kini hampir punah. Kurang lebih sekitar 800-an meter terdapat kolam pemandian sang Putri Pinang Masak menurut keterangan masyarakat sekitar Desa Pemunduran, uniknya lagi kolam tersebut tidak pernah mengalami kekeringan meskipun di kala musim kemarau tiba.
Situs makam Bersejarah Putri Selaras Pinang Masak seharusnya mendapatkan perhatian dan prioritas bagi pemerintah Provinsi Jambi khususnya Dinas Purbakala untuk direnovasi atau rehabilitasi agar situs bersejarah tersebut tidak mengalami kerusakan namun Dinas yang dimaksud bersembunyi dimana dan mengurusi apa saja sehingga Makam keramat yang seharusnya menjadi pusat sejarah Provinsi Jambi kini hampir punah. Kurang lebih sekitar 800-an meter terdapat kolam pemandian sang Putri Pinang Masak menurut keterangan masyarakat sekitar Desa Pemunduran, uniknya lagi kolam tersebut tidak pernah mengalami kekeringan meskipun di kala musim kemarau tiba.


No comments:
Post a Comment